Beranda > berita, just info > Cara Thailand Terhindar dari Pengaruh Komunis(bisa dicoba neh buat berantas teroris di Indonesia)

Cara Thailand Terhindar dari Pengaruh Komunis(bisa dicoba neh buat berantas teroris di Indonesia)

Kaskus – pada tahun 1970-an Laos, kamboja, menjadi komunis dan menurut efek domino Amerika Serikat, bila ada suatu negara menjadi komunis,, maka negara tetangganya akan menjadi komunis juga

Pada 1970an di Thailand tenggara muncul gerilyawan merah yang mengancam pemerintah,, mereka hidup dari makanan pemberian rakyat desa sekitar yang dengan senang hati membantu mereka.

Ternyata pemerintah Thailand tidak serta-merta menyerang gerilyawan, melainkan mengkonsultasikanhnya dengan para Biksu-biksu,,,
Maka pemerintah Thailand memutuskan tiga cara untuk memadamkan gerakan komunis itu:

I.Menahan Diri
Semua tentara Thailand mengetahui dimana gerilyawan komunis tinggal dan melakukan aksi,,, tapi mereka tidak pernah menyerang markas gerilyawan.

II.Memaafkan
Semua gerilyawan yang memutuskan untuk berhenti diizinkan untuk meletakkan senjatanya dan kemudian kembali ke desanya atau kampus masing-masing tanpa hukuman apapun.

III.pemberdayaan masyarakat
Raja Thailand mengawasi sendiri pendistribusian dana untuk membangun sistem irigasi dll untuk menyejahterakan penduduk desa, sehingga mereka merasa tidak perlu lagi membantu gerilyawan komunis karena mereka sudah puas dengan pemerintahan sekarang.

dengan tiga hal itu, gerilyawan komunis sudah merasa tak perlu menjatuhkan pemerintahan. Tentara Thailand mengisahkan pada akhir masa gerilyawan, bila mereka bertemu gerilyawan, mereka tak perlu menembaknya. Cukup dengan menunjukkan jam barunya atau memperdengarkan lagu nasional Thailand dari radio barunya, maka mereka akan meletakkan senjata dan kembali ke kehidupannya. hingga tahun 1978, tidak ada lagi gerilyawan yang tersisa.

dan bagaimana dengan pemimpin gerilyawan komunis? Pemerintah Thailand tidak ingin menyia-nyiakan orang yang berjiwa kepemimpinan dan peduli rakyat sehingga mereka diberi jabatan dalam pemerintahannya. Kini, terdapat 2 menteri yang dulunya adalah pemimpin gerilyawan yang sekarang mengabdikan diri di pemerintahan.

Strategi yang mereka gunakan sangat simple dan mungkin bisa juga di terapkan di Indonesia untuk memberantas teroris. Terutama menggunakan cara yang ketiga. Semoga Indonesia juga bisa memberhentikan semua gerakan separatis dengan cara seperti ini.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: